pariwisata kabupaten jember

Antisipasi Kekurangan Air, BPBD Gresik Lakukan Inventarisasi

  Dibaca : 410 kali
Antisipasi Kekurangan Air, BPBD Gresik Lakukan Inventarisasi
space ads post kiri

Gresik, Memo X – Mengantisipasi kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik telah menyiapkan beberapa armada truk tangki air untuk didistribusikan ke desa-desa rawan-rawan kekeringan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Kabupaten Gresik sedikitnya ada 35 desa di 7 kecamatan yang rawan dilanda kekeringan saat musim kemarau tiba.

“Kami jauh hari sudah melakukan pendataan daerah-daerah rawan krisis air bersih. KIami juga sudah mengimbau kepada desa menyiapkan tempat-tempat air bersih, seperti tandon dan sejenisnya. Sehingga, ketika krisis air bersih sudah menimpa warga, BPBD tinggal lakukan pengedropan air,” ujar Kepala BPBD Gresik Abu Hasan, Minggu (27/8/2017) melalui selulernya.

Meski begitu, Abu Hasan mengatakan hingga saat ini belum ada desa yang dilanda kekeringan. Dari pantauan pihaknya, sejauh ini ketersediaan air masih cukup. Adapun 35 Desa yang rawan kekeringan itu yakni: Kecamatan Balongpanggang: Desa Balongpanggang, dan Desa Kedungpring.Kecamatan Dukun: Desa Kalirejo, Babaksari, Baron, dan Sekargadung.Kecamatan Duduksampeyan: Desa Panjunan, Tumapel, Wadak Kidul, Duduksampeyan Selatan, Gelanggang, Gredek, Tebaloan, Tenggulunan, Tambakrejo, dan Sumari.Kecamatan Bungah: Desa Begundan, Raci, Kemangi, dan Gumeng.Kecamatan Benjeng: Desa Dermo, Balongtanjung, dan Pundut Trate.Kecamatan Cerme: Desa Doro, Jono, Dungus, dan Lengkong.Kecamatan Sidayu: Desa Ngawen. “BPBD sudah menurunkan tim untuk memantau 35 desa yang rawan kekeringan tersebut,” pungkas Hasan. (Sgg/zen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional