pariwisata kabupaten jember

Mantan Kades Kurbankan Sapi Seberat 1,2 Ton

  Dibaca : 329 kali
Mantan Kades Kurbankan Sapi Seberat 1,2 Ton
KURBAN: Sapi berjenis Simmental dengan berat 1.2 ton yang dikurbankan H Mahmud.
space ads post kiri

Lebihi Sapi Kurban Milik Presiden RI

Gresik, Memo X– Seorang mantan Kades di Gresik menyembelih sapi seberat 1,2 Ton untuk dikurbankan pada Idul Adha 1438 H kali ini. Dari pengakuan H. Mahmud, sang pemilik sapi, berat sapi berjenis Simmental (latin: bos taurus) dengan bobot kotor 1,2 ton asal Swiss ini lebih berat dibanding sapi kurban Presiden Jokowi yang cuma 1,1 ton, Sabtu (2/9/2017).

Sang pemilik sapi yang merupakan warga Kecamatan Bungah, Gresik ini menceritakan ia membeli sapi itu dari temannya seorang peternak di Situbondo. Yang membuatnya bangga dengan sapi yang memiliki warna kulit putih dan coklat itu, adalah sebelumnya sapi itu menjadi juara ke dua kontes sapi sehat dan gemuk di Kabupaten Situbondo.

“Harganya nggak perlu saya sebut lah, namun yang jelas, peternaknya senang sapinya saya beli dan merupakan sapi terbesar yang pernah dijadikan kurban di Kabupaten Gresik,” kata mantan Kepala Desa Banyuwangi Gresik ini.

Dengan bobot kotor 1,2 ton, bos Lapangan Futsal ini mengatakan bahwa sapi ini bila sudah dikuliti dan tulangnya dilepas, diperkirakan bisa menghasilkan daging sebanyak 7 kuintal atau setara dengan 700 kg daging. “Padahal sapi ini usianya baru 4 tahun, sebenarnya dari peternakannya memberi saran supaya diternak dulu setahun lagi agar bobotnya bisa lebih besar,” ujarnya.

H. Mahmud menambahkan saat membawa sapi gempal ini dirinya sempat mengalami kesulitan ketika membawa sapi ini ke Bungah. Padahal, sapi itu sudah dibawa dari peternakan ke PPS Suci Manyar, yang jaraknya cuma 15 Km dari Bungah. Bahkan, pegawainya harus membawa truk engkel dan dilakukan malam hari. Seharusnya dengan jarak cuma 15 Km, rute itu biasa ditempuh paling lama setengah jam. Namun karena mengangkut sapi dengan bobot super ekstra, perjalanan malam itu harus menempuh waktu 2 jam.

“Sopir truknya mengaku, jalannya sangat pelan. Apalagi kalau pas jalan belok, lajunya lebih pelan. Bahkan bagian belakang bak truk sampai jebol, karena diinjak kaki sapi. Beberapa orang yang menjaga di belakang, selama perjalanan, gak ada yang berani mendekat, kuatir kena injak,” Pungkas H Mahmud. (Gbr/zen).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional