pariwisata kabupaten jember

Tiga Siswa MTS Di Gresik Berhasil Ciptakan Obat Nyamuk Organik Tanpa Bahan kimia

  Dibaca : 672 kali
Tiga Siswa MTS Di Gresik Berhasil Ciptakan Obat Nyamuk Organik Tanpa Bahan kimia
space ads post kiri

Bermodalkan Ampas Tebu, Daun Kemangi & Tepung Kanji

Gresik, Memo X – Dengan bermodalkan Ampas tebu, Daun kemangi dan tepung Kanji, tiga siswa MTS di Gresik ini melakukan riset dan berhasil membuat obat nyamuk dengan bahan organik tanpa bahan kimia sedikit pun. Bahkan diklaim oleh 3 siswa berprestasi ini bisa membunuh nyamuk sekelas Aedes Aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Tiga siswa tersebut adalah Muhammad Fahri Tsani Yahya (15), Dhea Safitri (15), dan Rizky Nabilah Firdani (14), siswa kelas 9 Mts, NU Trate Gresik.

Fahri Tsani Yahya, salah satu anggota dari dibuatnya obat nyamuk yang diberi nama “Mata Bumi” ini mengatakan bahwa dirinya bersama timnya terlebih dahulu melakukan riset selama 2 bulan untuk karyanya ini. “Kami melihat di desa desa banyak sisa ampas tebu yang dibuang atau dijadikan pakan ternak saja, kami kemudian berfikir kenapa tidak dimanfaatkan saja dengan di padukan daun kemangi yang mengandung Asam Sitrat dan Flavonoid yang bisa digunakan untuk membunuh nyamuk,” kata Fahri Tsani Yahya (15), Senin (11/9/2017)

Siswa berkacamata ini menjelaskan cara membuat obat nyamuk organik ini yaitu pertama Ampas tebu dikeringkan 2-3 hari, lalu dipotong kecil kecil lalu di blender hingga halus hingga jadi serbuk ampas tebu. “Lalu daun kemangi di blender dan dicampur tepung kanji lalu direbus hingga menjadi perekat kanji. Adonan ampas tebu dicampur dengan perekat kanji dan daun kemangi sehingga menjadi adonan ampas tebu dan daun kemangi. Kemudian diratakan di atas tempat sablon lalu dijemur 1-2 hari hingga mengering dan menjadi lembaran. Lembaran kemudian dipotong seukuran obat nyamuk elektrik dan digunakan pada alat pembakar nyamuk yang dijual pada umumnya,” terangnya.

Rizky Nabilah Firdani, salah satu anggota termuda tim ini mengatakan bahwa untuk membuat obat nyamuk organik ini membutuhkan proses untuk membuatnya selama 4-5 hari. Dipilihnya daun kemangi sebagai pengganti bahan kimia lantaran daun kemangi ini mengandung asam sitrat dan flavonoid yang dapat membunuh sistem pernafasan nyamuk. “Untuk membuat obat nyamuk ini diperlukan waktu kurang lebih 4-5 hari tergantung cuaca,” Kata gadis manis berjilbab ini.

Dhea Safitri, yang juga anggota dari tim ini mengatakan bahwa obat nyamuk organik ini merupakan karya ilmiah remaja Mts NU Trate Gresik dan pernah menjuarai Festival Sains Gresik (FSG) bulan kemarin. “Rencananya akan dijual ke umum tapi masih harus dikembangkan lagi. Untuk tanggapan orang orang yang sudah mencoba obat nyamuk ini, 90 persen mengatakan nyamuk mati.” Pungkas Dhea Safitri. (gbr/zen/jun)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional