pariwisata kabupaten jember

Gandeng SMK untuk Uji Standar Kompetensi Kerja.

  Dibaca : 191 kali
Gandeng SMK untuk Uji Standar Kompetensi Kerja.
Direktur SDM dan Umum PG Rahmad Pribadi (kanan) menyerahkan perlengkapan mesin dan mekanik ke Kepala SMK PGRI 1 Gresik. (dyo)
space ads post kiri

# Petrokimia Gresik Siapkan Tenaga Terampil

PT Petrokimia Gresik (PG) bekerjasama dengan 7 SMK di Jawa Timur untuk siap berkarya dalam persaingan global dan siap bersaing bekerja di industri. Kerjasama PG ini sebagai bentuk tindak lanjut atas nota kesepahaman (MoU) dengan lima menteri yaitu Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakhiri, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Tujuh SMK yaitu SMK PGRI 1 Gresik, SMK YASMU Manyar Gresik, SMK Negeri 1 Cerme Gresik, SMK Negeri 1 Driyorejo Gresik, SMK Negeri 3 Surabaya, SMK Negeri 2 Bojonegoro, dan SMK Negeri 1 Sidoarjo. PT PG memfasilitasi praktek kerja lapangan atau kerjasama menyediakan tenaga pembimbing magang bagi 150 siswa dan 50 guru SMK.

Direktur SDM & Umum PT PG Rahmad Pribadi, saat penyerahan bantuan di SMK PGRI 1 Gresik, Selasa (7/3) mengatakan, selain bantuan perlengkapan praktek mesin, PG juga menyediakan guru pembimbing praktek sebanyak 75 sampai 150 orang dari karyawan PG dari berbagai unit kerja.

Hal ini bisa untuk uji sertifikasi kompetensi dan mengeluarkan sertifikat praktek magang, menyediakan fasilitas praktek (workshop dan laboratorium), serta memfasilitasi tempat uji kompetensi (TUK).

Peserta praktek kerja lapangan dari unsur siswa dan guru SMK yang berasal dari 6 Program Studi (Prodi), yaitu Listrik, Instrument/Otomasi Industri, Kimia Analisis, Kimia Industri, Perbengkelan, Pemesinan, dan Mekanik.

“Peserta akan ditempatkan di sejumlah unit kerja di PG, antara lain di bagian Mekanik, Listrik, Instrument, Bengkel, Laboratorium Kimia, Produksi, dan Riset Produk,” kata Rahmad Pribadi.

Untuk menjawab persaingan global, PG juga bertanggungjawb untuk menyediakan informasi profil kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan industri berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). PG juga bertanggungjawab untuk memberikan masukan dalam penyusunan SKKNI dan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi.

“Kerjasama ini merupakan langkah konkrit link and match antara industri dengan SMK yang mendorong keterlibatan industri dalam pengembangan SMK. Sehingga, Indonesia diharapkan akan memiliki banyak tenaga terampil yang tersertifikasi,” katanya. (is/dyo)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional