pariwisata kabupaten jember

Ingin Jadi Presiden, Yatim Asal Banjarsari Minta Duduk di Kursi Wabup

  Dibaca : 325 kali
Ingin Jadi Presiden, Yatim Asal Banjarsari Minta Duduk di Kursi Wabup
KURSI WABUP: Nova Ayu Cahyani (11) saat menduduki kursi kerja Wabup Gresik Qosim (kanan).
space ads post kiri

Gresik, Memo X – Karena bercita-cita ingin jadi Presiden, Nova Ayu Cahyani (11) meminta kepada Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim untuk bisa menikmati tempat duduk di ruang kerjanya, Rabu (17/5). “Pak Qosim, saya boleh duduk di kursinya. Saya pingin jadi presiden,” pinta Nova agak malu-malu sambal menunjuk kursi kerja Wabup.

Seketika Qosim mempersilahkan Nova yang hadir bersama 4 anak yatim lain. Selanjutnya satu persatu teman Nova yaitu Amalia Tori Prihandini (10), Mohammad Rizky (6), Sutrisno (11), dan Dewa Saputro (11) ikut menjajal bergantian kursi kerja Wabup.

Sejenak Wabup Qosim menemani para anak yatim asal Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Gresik. Sesekali Qosim menunjukkan buku serta membuka map berisi surat-surat guna sedikit memberitahu tentang pekerjaan yang dilakukannya saat duduk diruang kerjanya. “Ini surat-surat yang harus diperiksa,” ujar Qosim sambal membuka-buka map yang berisi kumpulan surat.

Kedatangan para anak yatim di ruang kerja Wakil Bupati Gresik ini dalam rangka pemberian santunan Yatim Piatu oleh Yayasan Yatim Mandiri Gresik. Para yatim yang datang disertai oleh para pengurus dari yayasan tersebut menerima bantuan beasiswa dari Yayasan Yatim Mandiri.

“Saya merasa sangat berterima kasih kepada yayasan Yatim Mandiri yang ikut memberi perhatian kepada para Yatim Piatu Gresik dengan memberikan santunan dan beasiswa. Semoga langkah yang dilaksanakan oleh yayasan ini bisa diikuti oleh yang lain baik itu pribadi, dunia usaha maupun yayasan sejenis. Semakin banyak orang atau yayasan yang ikut peduli, tentu akan semakin meningkatkan kesejahteraan Yatim piatu di Gresik. Saat-saat seperti ini adalah waktu yang tepat dalam memberikan bantuan kepada mereka,” kata Qosim.

Pimpinan Yayasan Yatim Mandiri Gresik Mustain menyebutkan, total santunan dan bantuan beasiswa yang diberikan sebanyak Rp. 686.160.000,- terbagi dalam 1112 anak yatim piatu se Kabupaten Gresik. Masing-masing anak menerima sesuai tingkat pendidikannya. Untuk anak yatim dan piatu SD mendapat Rp. 500 ribu, SMP mendapat Rp. 600 ribu, sedangkan anak Yatim dan piatu yang duduk di bangku SMA menerima Rp. 740 ribu. (moh/zen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional