pariwisata kabupaten jember

Manis dan Legitnya Martabak Durian Sebagai Santapan Menu Berbuka Puasa

  Dibaca : 396 kali
Manis dan Legitnya Martabak Durian  Sebagai Santapan Menu Berbuka Puasa
MANIS: Penikmat martamak durian sedang menikmati jajanan olahan pemuda Gresik.
space ads post kiri

Gresik, Memo X – Berbukalah dengan yang manis manis, mungkin adalah kata yang pas dan menginspirasi buat Rico Wahyu Nugroho (26), warga Perumahan Kedanyang, Kebomas, Gresik untuk berbisnis kuliner unik martabak Manis Durian di bulan puasa.

“Martabak manis saya mungkin bahan dasar pembuatannya sama dengan martabak lainnya, yang bikin berbeda adalah saya menaruh irisan besar daging durian asli Medan di atas adonan martabak plus pelanggan bisa request mau yang original atau memakai topping seperti Keju, Coklat, Kacang, tiramisu, pandan, dan yang paling banyak diminati yaitu Red Velvet,” kata Rico Wahyu Nugroho, Kamis, (8/6).

Pria lulusan SMA ini mengaku memulai usaha ini pada bulan puasa tahun lalu lantaran sebelumnya mengaku iseng belajar membuat martabak manis bersama temannya.

“Awalnya dulu saya berjualan es durian namun ada teman saya iseng menyarankan membuat martabak manis yang di padukan dengan Durian legit asal medan, dan akhirnya saya coba ternyata enak dan akhirnya iseng saya pasarkan lewat online dan yang beli banyak,” ujarnya.

Lantaran belum memiliki stand dan toko, Rico mengaku menjual martabak manis duriannya ini melalui online dan media sosial lantaran melalui media tersebut, martabak manis buatannya bisa dikenal masyarakat.

“Rata rata pelanggan saya kebanyakan kalangan Ibu ibu muda dan remaja, untuk omzet sendiri apabila bulan puasa seperti ini bisa mencapai 20-25 jt per bulan, untuk harganya juga relatif terjangkau antara 40 ribu sampai 45 ribu saja,” terangnya.

Afini (21), ibu satu anak yang memesan martabak manis durian buatan Rico mengaku ketagihan dengan rasanya yang legit dan manis. “Saya memang penggila durian dan juga suka dengan makanan yang memakai campuran durian, pertama beli Martabak manis durian saya langsung suka dan jadi rebutan kalau dibawa pulang,” kata Afini.

Rencananya, usaha jualan online Martabak Manis Durian ini akan juga dipasarkan melalui offline atau membuat gerai lapak agar para pelanggan bisa menyaksikan langsung proses pembuatan serta bahan baku yang dibuat untuk membuat martabak manis durian ini. (gbr/zen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional